Peresmian KEK Tanjung Lesung, Jokowi Ajak Investor Untuk Menanamkan Modal
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung pada Senin (23/2/2015). Di dalam pidatonya, beliau mengatakan bahwa sudah 24 tahun mimpi rakyat Banten Selatan tertahan. Bayangkan dalam 24 tahun tertahan.
Jokowi sangat menyukai KEK Tanjung Lesung karena KEK ini berbasiskan pariwisata. “KEK di sini saya suka karena di sini pariwisata,” ungkap Jokowi.
Jokowi juga mengatakan pemerintah siap bangun jalan tol, namun SD Darmono, Presiden Direktur PT Jababeka Tbk, induk perusahaan dari PT Banten West java (BWJ) yang merupakan pihak pengelola Tanjung Lesung, harus menyelesaikan pembangunan Tanjung Lesung dalam 3 tahun.
Oleh sebab itu, Jokowi mengajak para investor untuk tidak perlu takut untuk investasi di tanjung lesung. Dirinya juga berjanji akan memberikan beberapa fasilitas percepatan pembangunan. “Seperti Insentif, nanti akan disiapkan namun tidak semuanya kita kasih, berdasarkan perhitungan yang akan kita kaji maka ada yang mendapatkan full ada yang tidak,” katanya.
Bersamaan dengan ketukan di microphone yang menandakan diresmikannya KEK Tanjung Lesung, juga dilaksanakan MoU dengan PT. BWJ, selaku pengelola tanjung lesung didepan Presiden Joko Widodo.
MoU tersebut antara lain adalah PT Telkom untuk pembangunan infrastruktur telekomunikasi , President University untuk pembukaan program studi kemaritiman, PT China Harbour Indonesia untuk pengembangan Tanjung Lesung dan Infrastrukturnya, PT Pengembangan Pelabuhan Indonesia (Persero) untuk pembangunan Cruise Terminal dan Marina beserta fasilitas pendukungnya, Pigeon Barrels Limited untuk pengembangan fasilitas olahraga “Compak Sporting and Clay Pigeon Shooting” dan Pembangunan Komplek Hunian “Hunting Lodge”, Eastern Latittude Limited untuk pembangunan “Upscale Boutique Eco-Resort (Villatel), dan Euroasia Management untuk mengembangkan Theme Park.
Setelah acara peresmian tersebut selesai, Jokowi langsung menuju ke kantor administrasi KEK Tanjung Lesung untuk langsung mendiskusikan implementasi dari KEK tersebut.
Bersama Menko Ekonomi Sofyan Djalil, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Plt. Gubernur Banten Rano Karno, Presiden Direktur PT Jababeka SD Darmono dan Bupati Panimbang Erwan Kurtubi melakukan perbincangan di ruangan kantor KEK, ditemani dengan petugas administrasi KEK.
Setelah selesai berdiskusi Presiden Jokowi langsung blusukan ke tempat pelelangan ikan di panimbang.
