Bekasi Power Beroperasi 2012
JAKARTA: PT Kawasan Industri Jababeka Tbk mulai mengoperasikan Bekasi Power pada 2012 yang memperlengkap fasilitas penunjang setelah dioperasikannya Cikarang Dry Port pada 2010 menjadi kawasan industri mandiri dan terlengkap di Indonesia.
Dirut dan CEO Jababeka Setyono Djuandi Darmono mengatakan kehadiran dua fasilitas penunjang ini memperlihatkan keseriusan Jababeka untuk menciptakan kawasan industri yang terintegrasi dan memiliki manfaat dan terhubung satu dengan lainnya sesuai dengan filosofi yang dianut sejak awal berdirinya “Beyond Property”.
“Dengan kehadiran Bekasi Power dan Cikarang Dry Port ini, tak hanya dimanfaatkan oleh pelanggan Jababeka saja, tetapi juga kami tawarkan kepada pelaku bisnis yang membutuhkan,” tutur Darmono seperti dikutip dalam release, hari ini.
Dia menuturkan Bekasi Tower menjadi cadangan suplai energi di kawasan industri Jababeka, sementara Cikarang Dry Port menjadi alternatif lokasi Dry Port terbaik yang mendukung lokasi Dry Port utama Tanjung Priok International Port yang terlihat sudah mendekati ambang kapasitas.
Menurut dia, ke depan perseroan masih akan terus berinovasi untuk menciptakan sebuah kawasan yang berdaya bisnis tinggi yang dapat membantu para investor dan pelaku bisnis untuk membangun jaringan bisnisnya di kawasan industri Jababeka.
Bekasi Power dibangun Jababeka pada 2007 dengan tujuan awal untuk memenuhi kebutuhan energi dari perusahaan industri yang berada di kawasan industri Jababeka dan sekitarnya. Dengan kapasitas 130 MW, Bekasi Power sepenuhnya dioperasikan dan ditangani oleh PT Bekasi Power.
“Melihat kebutuhan energi yang terus berkembang ke depannya, Bekasi Power juga telah menyiapkan cadangan kedua yang juga memiliki kapasitas 130 MW,” imbuhnya.
Source: bisnis.com
