Cikarang Dry Port: Gateway Impor Ekspor di Kawasan Industri
Cikarang Dry Port adalah Pelabuhan Terpadu dan Fasilitas Logistik di koridor timur Jabodetabek, Indonesia dan telah dialokasikan kode pelabuhan internasional IDJBK, yang menghubungkan Pelabuhan Kering Cikarang ke pelabuhan panggilan lain di seluruh dunia melalui jalur pengiriman mitra, menunjuknya sebagai pelabuhan asal dan pelabuhan tujuan. Berlokasi strategis di jantung zona manufaktur terbesar di Indonesia di sepanjang koridor industri Bekasi – Cikampek, yang terletak di sebelah timur Jakarta Raya. Sekitar 200 hektar dialokasikan untuk Pelabuhan Kering Cikarang yang dapat diakses melalui sistem jalan raya dan kereta api.
Kegiatan Impor Ekspor melalui Cikarang Dry Port mendapat perhatian lebih dari perusahaan manufaktur di daerah Cikarang – Cibitung. Salah satu eksportir baru adalah PT. Yamaha Music Manufacturing Asia (YMAA) dan sementara importir baru adalah PT. Kraft Indonesia. Selain pelanggan yang sudah ada seperti: PT. Unilever Indonesia, PT. Multistrada Arah Sarana, PT. Tekpak Indonesia, PT. Frigoglass Indonesia, dan lainnya.
“Cikarang Dry Port adalah solusi alternatif kami karena ekspansi / renovasi gedung kami pada pertengahan tahun ini”, kata Wahyo Sindhu, Manajer YMMA yang menghadiri kegiatan gate out di CDP. YMMA adalah manufaktur elektronik musikal Jepang yang berlokasi di Kawasan Industri MM2100 Cibitung.
Selain lebih cepat dalam menerima Bill of Lading, pengirim juga menikmati pelacakan pergerakan kontainer dari situs web Cikarang Dry Port. Tingkatkan visibilitas dan keamanan selama gerakan wadah.
Di sisi Impor, PT. Kraft Indonesia yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka juga memulai pengiriman langsung pertama mereka dari Pelabuhan Yantian, Cina ke Pelabuhan Kering Cikarang, Indonesia. Pengaturan pengiriman dimulai dari pesanan pemesanan di negara asal, begitu kontainer tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, lanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Kering Cikarang sebagaimana tercantum dalam Bill of Lading sebagai Tempat Pengiriman terakhir.
PT. Kraft Indonesia sebagai pemilik kargo dan PT. Damco Indonesia sebagai yang ditunjuk 3PL hanya melakukan custom clearance di Bekasi / Cikarang Dry Port. Kontainer Laden diambil dan dikembalikan ke wadah kosong di Cikarang Dry Port Area sebagai layanan satu atap.
Kepastian pengiriman, keamanan, dan layanan adalah manfaat utama yang ditawarkan kepada pelanggan akhir. Menghemat biaya perpindahan yang tidak perlu di luar terminal di Tanjung Priok (overbrengen) dan memperkirakan waktu pengiriman ke pabrik.
Formalitas dokumen yang terkait dengan pelabuhan, bea cukai, dan karantina dapat dilakukan di Cikarang Dry Port dan didukung oleh Indonesia National Single Window (INSW). Pelabuhan Kering Cikarang juga sudah terhubung dengan baik ke operator Pelabuhan Laut. Fasilitas dan layanan terpadu adalah dukungan untuk perencanaan kegiatan rantai pasokan yang lebih baik.
