Direkur Utama PT. Jababeka Tbk. Setyono Djuandi Darmono Diundang Presiden Jokowi
Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang Direktur Utama PT Jababeka Tbk Setyono Djuandi Darmono ke Istana Merdeka. Jokowi ingin mendengarkan pengalaman Jababeka soal pengembangan kawasan industri dan juga meminta masukan mengenai kendala calon investor di Indonesia.
Pertemuan yang berlangsung sekitar 1 jam tersebut juga dihadiri oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perindustrian Saleh Husein, dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel.
“Jababeka, sebagai pengguna kawasan industri, dimintai pendapat tentang kesulitan apa saja yang selama ini dihadapi para investor yang ingin masuk Indonesia,” ujar Darmono, seperti dikutip Sekretariat Kabinet.
Menurut Darmono, masalah yang dihadapi selalu mengenai kepastian hukum, pembebasan tanah, kelengkapan sarana, dan ketercukupan sumber daya manusia (SDM). Cuma sayangnya, semua elemen itu hanya ada di Jabotabek. Untuk itu, semua industri menumpuk di Jabotabek.
Darmono mengusulkan conecept one city, one industry agar pabrik-pabrik yang sudah sukses di Jakarta dan sekitarnya diimbau untuk bisa pindah ke daerah-daerah, dengan diberikan insentif seperti yang mereka inginkan. Supaya bisa tumbuh kota baru kawasan industri di seluruh Indonesia.
Menurut Sofyan Djalil, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, konsep yang diusung oleh Jababeka layak untuk diterapkan di Jawa dan luar Jawa. Mengingat banyak sekali potensi yang bisa digarap. Sedangkan pemerintah akan memberikan dukungan berupa insentif.
“Misalnya di Jakarta ini, ongkos produksi sudah sangat mahal dan beberapa industri tidak kompetitif lagi. Kenapa pemerintah nggak jadi inisiator untuk mendorong dan memberikan insentif untuk mereka pindah ke kota lain. Dan pemerintah memberikan insentif dan dukungan. Dengan demikian akan Berkembang banyak kota-kota baru,” terang Sofyan.
(via)
