fbpx

Star of Fame, Upaya Jababeka Apresiasi Kontribusi Legenda Film & Televisi Indonesia.

PERESMIAN Jababeka Movieland yang diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga S Uno pada Sabtu (8/7) lalu berjalan sukses. Dari acara tersebut, ada sesi yang menarik perhatian para tamu, yaitu perayaan pembukaan tirai star of fame. Sesi star of fame sendiri ialah upaya Jababeka memberikan sebuah apresiasi para aktor, aktris dan sutradara yang telah mengharumkan nama Indonesia melalui karya-karyanya dalam industri perfilman tanah air berupa prasasti. Di mana, akan diinstal pada Walk of Fame Hollywood Boulevard Jababeka.

Tokoh film dan televisi Indonesia merupakan Jajang C. Noer, Slamet Rahardjo Djarot, Niniek L. Karim, Rina Hasyim dan Joko Anwar, yang diberikan oleh Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia Gunawan Paggaru. Menurut Setyono Djuandi Darmono founder dan chairman PT Jababeka Tbk, lima figur tersebut ialah orang sudah terbukti komitmen maupun dedikasinya dalam industri film dan televisi Indonesia. Hitungan kontribusi maupun dedikasinya bukan lagi puluhan tahun saja sudah kita rasakan, tapi seumur hidup mereka. Terbukti hingga saat ini, sosok mereka selalu bisa mengambil peran dalam film layar lebar maupun televisi di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia Bapak Gunawan Paggaru menceritakan tentang bagaimana sampai akhirnya ia memilih lima tokoh sebagai penerima star of fame dari Jababeka Movieland. Ia berkata bahwa, “Ketika saya diminta merekomendasi nama-nama yang perlu diapresiasi oleh pihak Jababeka Movieland, pertimbangannya ialah memiliki prestasi yang tidak bisa diperdebatkan lagi. Dan lima penerima inilah yang saya kira bisa layak menerima star of fame.

Ke depannya, (saya harap) acara hari ini bisa jadi salah satu pemicu teman-teman yang lain, bahwa pada saat memiliki prestasi, akan ada orang mengapresiasi prestasi itu. Itu juga salah satu tugas kami sebenarnya. Dan, upaya Jababeka Movieland, termasuk meringankan tugas kami. Karenanya saya mengapresiasi langkah Jababeka.”

Menanggapi penganugerahan star of fame tersebut Slamet Rahardjo Djarot mengapresiasi langkah PT Jababeka Tbk yang menyediakan beragam fasilitas di Kawasan Jababeka Movieland. Menurutnya, langkah mengapresiasi aktor, aktris dan juga sutradara indonesia melalui program star of fame sangat baik.

“Jababeka sudah memberikan fasilitas luar biasa. Ditambah, sekarang sudah ada (peran menparekraf) Sandiaga Uno ini, jagoan kita. Tapi, perlu digarisbawahi, ini bukan holywood, ini cikarang wood. Karena aku niru-niru hollywood itu malu, tapi kalau terinspirasi boleh dong. ini memang, akan jadi kampung kita (perfilman kita) : cikarang,” kata Slamet Rahardjo Djarot.

Hal senada juga disampaikan Rina Hasyim selaku aktris senior ternama Indonesia.  Dalam podium ia mengucapkan apresiasi kepada Jababeka.

“Terima kasih, saya masih diperhatikan meski (saya) sudah 76 tahun. Dan saya berharap, proyek Jababeka Movieland bisa berhasil,” tutupnya.

Star of Fame, Upaya Jababeka Apresiasi Kontribusi Legenda Film & Televisi Indonesia.