fbpx

Jababeka Morotai dan PT Binamitra Kwartasedaya Teken Perjanjian Kerjasama Soal Pembangunan Street Mall di KEK Morotai

PT Jababeka Tbk, melalui salah satu anak usahanya PT Jababeka Morotai, melakukan penandatanganan surat perjanjian kerjasama dengan PT Binamitra Kwartasedaya terkait pembangunan Street Mall sebagai konsep commercial & entertainment center pertama di Pulau Morotai dan fasilitas penunjang di Kawasan Ekonomi Khusus Morotai (KEK), di Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.
Penandatangan surat perjanjian kerja sama diwakili oleh Direktur Utama PT Jababeka Morotai, Basuri Tjahaja Purnama dan Setiawan Mardjuki selaku direktur, dengan Laurencius Wisnu Budiman dalam jabatannya sebagai Direktur dari PT Binamitra Kwartasedaya di Board of Directors Room, lantai 25, Menara Batavia- Jakarta Pusat, Senin (16/8/2021).
Sekadar informasi, KEK Morotai adalah salah satu destinasi prioritas nasional, termasuk juga salah satu proyek strategis nasional terpilih. Morotai yang dijuluki sebagai “Mutiara di Bibir Pasifik” dikenal akan keindahan alam dan wisata baharinya, serta menjadi tempat peninggalan bekas Perang Dunia II. Sedangkan PT Binamitra Kwartasedaya merupakan perusahaan pengembang dan kontraktor berpengalaman yang sudah berdiri sejak 1995 dan berkantor di Jakarta Utara.
Pasca penandatangan surat perjanjian kerja sama ini, pihak PT Jababeka Morotai akan menyediakan lahan yang luasnya ± 17.000 m2 yang terletak di KEK Morotai, Desa Falila, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara. Sementara PT Binamitra Kwartasedaya bertanggung jawab untuk melakukan pengembangan pariwisata berupa pembangunan street mall dan fasilitas penunjang lainnya di KEK Morotai.
Wisnu selaku Direktur PT Binamitra Kwartasedaya menyambut baik kerja sama ini. Hal itu karena Kawasan Ekonomi Khusus Morotai menawarkan peluang bisnis yang baik jika memiliki strategi bisnis yang tepat.
“Hari ini, ialah kegiatan untuk mau membangun street mall.  Itu karena kita lihat banyak peluang dan kesempatan di daerah pinggir Indonesia karena prasarana dan sarananya masih minim. Namun tetap ada tantangannya, akan berjalan lancar atau sebaliknya bergantung strateginya. Jadi tidak bisa berdiri sendiri, harus ada penunjang lainnya,” terang Wisnu usai penandatangan kerjasama.
Hal serupa pula juga diyakini oleh Basuri Tjahaja Purnama. Ia menuturkan bahwa memang harus ada strategi yang tepat agar keberadaan street mall bisa “menghidupkan” KEK Morotai, dan pihaknya juga sudah menyiapkan, yaitu adanya membuat event tahunan skala besar, kemudian ada juga event skala sedang dan kecil
“Kami terus berjuang untuk membangun KEK Morotai sebagai kawasan industri dan kota baru. Dan dengan perjanjian kerja sama ini, kami ingin merealisasikan satu kota baru di Morotai yang akan menjadi tempat yang menunjang ekonomi dan untuk wisata di sana melalui kehadiran street mall,” terang Basuri.
Ia juga menambahkan bahwa street mall yang akan berjumlah 115 unit ruko ini, akan menjadi entertain mall untuk masyarakat sekitar dan pendatang serta wisatawan. Karena di sana akan menjadi pusat untuk diadakannya event-event pameran kekayaan budaya lokal – termasuk sebagai sarana UMKM untuk mempertunjukkan dan mempromosikan produk mereka,
dan setiap harinya akan diadakan lomba olahraga seperti futsal atau volley ball, pentas seni, lomba karaoke, dan lomba-lomba lainnya guna meramaikan Pulau Morotai. Menurut Basuri, upaya itu akan menarik bagi orang lokal berprestasi, dan membuat KEK Morotai jauh lebih hidup.
“Kami ingin membuat street mall setiap tahun akan ada acara besar, di mana hadiah utamanya mobil dan lain sebagainya, dan setiap bulannya ada lomba. Kalau perlu selama 365 hari itu ada acara terus.
nah, itulah strategi kami untuk memajukan KEK Morotai. Jadi perumahan sudah ada, mall-nya sudah ada, industri sebentar lagi mau masuk, maka kota baru akan ‘jadi’. Maka, KEK Morotai akan menjadi maju ke depannya,” pungkas Basuri.
Lebih jauh, Basuri pun berharap, dengan dibangunnya Street Mall sebagai pusat komersial dan kuliner di Pulau Morotai, untuk melayani wisatawan lokal dan internasional, serta industri-industri di Morotai, bisa menarik merek-merek terkemuka untuk membuka outletnya seperti Starbucks, McDonald, KFC, H&M, Boga Group dengan jaringan restorannya seperti Kimukatsu, PepperLunch, Sushi Yay, Bento Yay, Shaburi, Paradise Inn, Paradise Dinasty, dan lain-lain.
Jababeka Morotai dan PT Binamitra Kwartasedaya Teken Perjanjian Kerjasama Soal Pembangunan Street Mall di KEK Morotai