fbpx

Tanjung Lesung Merespon Positif Reaktivasi Rel Kereta Api Rangkasbitung-Labuan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengaktifkan kembali (reaktivasi) rel kereta api jalur Rangkasbitung-Labuan.

Proses reaktivasi berlangsung dua tahap, yaitu tahap pertama sepanjang 18,7 KM antara RangkasbitungPandeglang dan tahap kedua sepanjang 37,9 KM antara Pandeglang– Labuan. Adapun tahap pertama direncanakan selesai pada tahun 2020.

Insya allah akhir tahun ini kelar,” kata Budi saat menuju Stasiun Rangkasbitung, Lebak, Banten, Sabtu, 18 Januari 2020. Sementara reaktivasi tahap 2, tambah Budi, akan dilakukan setelah tahap 1 selesai

Menanggapi kabar tersebut, Poernomo Siswoprasetijo, Direktur Utama PT. Banten West Java selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, mengaku senang dan siap bekerja sama untuk mensukseskan upaya penguatan konektivitas yang dilakukan Kemenhub

Seperti yang diketahui, jalur Rangkasbitung-Labuan dulunya berperan penting dalam mengoneksikan transportasi berbasis rel dari wilayah pesisir barat Banten seperti Kota Labuan dan Pandeglang menuju Jakarta.

Selain kami masih pembangunan kamar hotel dan pembangunan jalan, di bulan Februari 2020 nanti kami akan menyelenggarakan “travel mart” di mana kita akan membuat perjanjian kerja sama dengan para agen tour and travel untuk memudahkan wisatawan datang ke Tanjung Lesung, ” terang Poernomo

Hal itu karena PT. Banten West Java, salah satu unit usaha Jababeka Group, sadar bahwa upaya pembangunan reaktivasi rel tersebut bakal mendongkrak kunjungan wisatawan ke KEK Tanjung Lesung

Mengapa? Karena jika rel kereta api jadi dan kereta api beroperasi, opsi untuk untuk pergi ke Tanjung Lesung jadi makin beragam, sehingga bisa meminimalisir biaya perjalanan dan juga waktu tempuh yang lebih cepat,” tutup Poernomo.

Tanjung Lesung Merespon Positif Reaktivasi Rel Kereta Api Rangkasbitung-Labuan

Tinggalkan Balasan